Bagi wajib pajak, memahami instrumen digital dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) adalah sebuah keharusan. Salah satu yang paling penting adalah Electronic Filing Identification Number. Namun, masih banyak yang bingung mengenai Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan. Padahal, kedua jenis nomor identitas ini memiliki fungsi dan syarat pengajuan yang sangat berbeda dalam sistem administrasi perpajakan Indonesia.
Mengenal Definisi EFIN Secara Umum
Secara mendasar, EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh DJP kepada wajib pajak. Nomor ini berfungsi agar Anda bisa melakukan transaksi elektronik, seperti lapor SPT Tahunan melalui e-Filing. Dalam memahami Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan, Anda harus tahu bahwa nomor ini bersifat rahasia. Oleh karena itu, Anda harus menyimpannya dengan baik untuk keamanan data finansial Anda.
Syarat Pengajuan dalam Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan
Perbedaan yang paling mencolok terletak pada dokumen yang harus Anda siapkan. Untuk EFIN Pribadi, syaratnya jauh lebih sederhana. Biasanya, Anda hanya perlu menyiapkan KTP, NPWP pribadi, dan alamat email aktif. Selanjutnya, Anda bisa mengajukannya secara daring atau datang langsung ke KPP terdekat.
Namun, untuk EFIN Badan, persyaratannya melibatkan legalitas perusahaan. Anda harus melampirkan NPWP Badan, serta KTP dan NPWP salah satu pengurus perusahaan. Selain itu, Anda juga wajib menyertakan surat penunjukan resmi dari perusahaan. Jadi, terlihat jelas bahwa Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan sangat bergantung pada subjek hukumnya.
Baca Juga: Perbedaan NPWP Badan dan Pribadi: Fungsi dan Syaratnya
Fungsi Serta Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan untuk SPT
Meskipun keduanya digunakan untuk akses e-Filing, cakupannya tetap berbeda. EFIN Pribadi digunakan untuk melaporkan penghasilan individu setiap tahunnya. Sebaliknya, EFIN Badan digunakan untuk urusan fiskal perusahaan yang lebih kompleks. Misalnya, pelaporan PPN, PPh Pasal 21 karyawan, hingga SPT Tahunan Badan. Dengan memahami Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan, Anda tidak akan salah dalam melakukan otentikasi data saat masuk ke portal DJP Online.
Kesimpulan
Sederhananya, EFIN Pribadi adalah untuk urusan individu, sedangkan EFIN Badan adalah untuk entitas bisnis. Memperhatikan Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan akan memudahkan Anda dalam mengurus administrasi perpajakan. Jika Anda mengalami kesulitan dalam pengajuannya, segera konsultasikan dengan kantor pajak atau tenaga ahli agar bisnis Anda tetap patuh secara hukum.





