Bisnis Kosmetik Home Industry? Ini Syarat Minimal Bangunan untuk Lolos BPOM

Bisnis Kosmetik Home Industry? Ini Syarat Minimal Bangunan untuk Lolos BPOM

Memulai bisnis kecantikan dari skala rumahan adalah langkah yang menjanjikan, namun Anda harus siap menghadapi regulasi ketat dari otoritas kesehatan. Salah satu tantangan terbesar bagi pengusaha pemula adalah memenuhi Syarat Bangunan BPOM Kosmetik agar fasilitas produksi dianggap layak. Banyak permohonan izin edar tertunda karena denah bangunan yang tidak mengikuti alur produksi yang benar. BPOM mewajibkan adanya pemisahan yang jelas antara area bersih dan area kotor untuk mencegah kontaminasi silang pada produk. Memahami kriteria fisik bangunan sejak dini akan menghemat waktu dan biaya renovasi Anda di masa depan. Artikel ini akan membahas detail teknis yang harus Anda siapkan.

Alur Produksi dalam Syarat Bangunan BPOM Kosmetik

Prinsip utama yang dinilai oleh petugas saat verifikasi lapangan adalah bagaimana alur kerja di dalam fasilitas produksi Anda. Dalam memenuhi Syarat Bangunan BPOM Kosmetik, Anda harus merancang ruangan dengan konsep searah untuk menghindari arus balik barang. Artinya, area penyimpanan bahan baku, ruang timbang, ruang produksi, hingga area pengemasan harus tersusun secara berurutan. Hindari persilangan antara personil yang bekerja di area pengemasan luar dengan personil di ruang produksi utama. Penataan ruang yang sistematis ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan standar keamanan untuk menjamin kualitas kosmetik yang dihasilkan tetap higienis dan aman digunakan konsumen.

Standar Kebersihan Dinding dan Lantai Fasilitas

Kualitas material yang digunakan pada konstruksi ruangan sangat mempengaruhi keputusan tim verifikasi lapangan. Salah satu poin krusial dalam Syarat Bangunan BPOM Kosmetik adalah permukaan dinding dan lantai harus mudah dibersihkan dan tidak menyerap kotoran. Sangat disarankan untuk menggunakan cat epoksi pada lantai agar tidak ada sambungan atau celah yang bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Selain itu, pertemuan antara dinding dan lantai tidak boleh membentuk sudut siku-siku, melainkan harus melengkung (hospital skirt). Standar ini berlaku ketat di ruang produksi utama di mana produk terpapar langsung dengan udara sebelum masuk ke dalam kemasan.

Fasilitas Sanitasi dalam Syarat Bangunan BPOM Kosmetik

Kesehatan dan kebersihan personil merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari standar fasilitas produksi yang baik. Dalam dokumen Syarat Bangunan BPOM Kosmetik, ketersediaan wastafel cuci tangan dengan kran otomatis atau injak sangat dianjurkan di dekat pintu masuk ruang produksi. Selain itu, area ganti pakaian (locker room) harus terpisah antara pakaian rumah dan pakaian kerja khusus produksi. Ruang toilet juga tidak boleh terbuka langsung ke ruang produksi untuk mencegah kontaminasi bakteri dari udara. Pastikan sistem ventilasi udara terpasang dengan baik dan menggunakan penyaring untuk menjaga tekanan udara tetap stabil di dalam ruangan agar debu dari luar tidak masuk.

Baca Juga: Sertifikat BPOM: 5 Alasan Penting Mengapa Produk Anda Wajib Memilikinya

Kesimpulan

Mendirikan fasilitas produksi kosmetik rumahan memang memerlukan komitmen yang tinggi terhadap standar teknis yang berlaku. Dengan mengikuti panduan mengenai Syarat Bangunan BPOM Kosmetik, Anda telah meletakkan fondasi yang kuat bagi legalitas bisnis Anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan konsultan legalitas atau langsung ke unit layanan publik BPOM sebelum melakukan renovasi besar. Persiapan yang matang sejak awal akan membuat proses audit menjadi jauh lebih mudah dan transparan. Ingatlah bahwa kualitas produk dimulai dari tempat di mana produk tersebut diciptakan. Singkatnya, kepatuhan terhadap standar bangunan adalah investasi terbaik bagi keberlanjutan merek kosmetik Anda di pasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hubungi kami via WhatsApp