Pembuatan NIB 2026: Mengapa NIB Saja Tidak Cukup untuk Menjalankan Bisnis Secara Legal?

Pembuatan NIB 2026: Mengapa NIB Saja Tidak Cukup untuk Menjalankan Bisnis Secara Legal?

Banyak pelaku usaha menganggap bahwa setelah proses pembuatan NIB 2026 selesai, mereka sudah memiliki “izin sakti” untuk menjalankan bisnis apa pun. Kenyataannya, di bawah sistem OSS RBA (Risk-Based Apporoach) yang semakin mutakir, NIB Hanyalah identitas awal.

Memiliki NIB tanpa memahami kewajiban lanjutan ibarat memiliki SIM tetapi tidak membawa STNK saat berkendara. Jika Anda tidak melengkapi izin lainnya, bisnis Anda berisiko terkena sanksi administratif hingga pembekuan operasional. Mengapa demikian? Mari kita beah faktanya.

Memahami Fungsi Dasar dalam Pembuatan NIB 2026

Pada dasarnya, pembuatan NIB 2026 berfungsi sebagai Nomor Induk Berusaha, Angka Pengenal Impor (API), dan hak akses kepabeanan. Namun, legalitas penuh sebuah usaha sangat bergantung pada Tingkat Risiko KBLI yang Anda pilih.

  1. Risiko Rendah: NIB memang berfungsi sebagai izin tunggal.
  2. Risiko Menengah Rendah: Anda butuh NIB + Sertifikat Standar (Self-declaration).
  3. Risiko Menengah Tinggi: Anda butuh NIB + Sertifikat Standar yang harus diverifikasi pemerintah.
  4. Risiko Tinggi: Anda butuh NIB + Izin (Persetujuan dari Kepala Daerah?Menteri).

Langkah Setelah Pembuatan NIB 2026 Agar Bisnis Aman

Jangan berhenti setelah proses pendaftaran dokumen tersebut selesai. Berikut adalah kewajiban yang sering dilupakan:

1. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR)

Meskipun pembuatan NIB 2026 sukses, lokasi usaha Anda wajib sesuai dengan rencana tata ruang daerah. Tanpa PKKPR yang disetujui, bangunan usaha Anda bisa dianggap ilegal.

2. Persetujuan Lingkungan (SPPL, UKL-UPL, atau Amdal)

Setiap bisnis menghasilkan dampak lingkungan. Anda wajib melaporkan komitmen pengelolaan lingkungan Anda agar NIB tidak dibekukan oleh dinas terkait.

3. Kewajiban Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM)

Banyak pengusaha kaget saat NIB mereka mendadak tidak aktif. Penyebab utamanya adalah lalai melaporkan LKPM secara berkala ke BKPM. Sistem terbaru ini mewajibkan pelaku usaha melapor, terlepas dari apakah bisnis Anda sudah berjalan atau belum.

Strategi Memilih Jasa Pengurusan Usaha yang Tepat

Jika Anda menggunakan bantuan ketiga, pastikan mereka tidak hanya sekedar “mendaftarkan nama”. Strategi memilih jasa yang benar adalah:

  • Pastikan mereka memahami klasifikasi risiko KBLI Anda.
  • Pastikan mereka memberikan akun OSS (Username & Password) kepada Anda.
  • Pastikan merek menjelaskan kewajiban pasca-NIB terbit.

Baca Juga: Membuat NIB PT Perorangan Secara Resmi

Kesimpulan

Pembuatan NIB 2026 adalah langkah awal yang hebat, namun bukan akhir perjalanan legalitas. Pastikan Anda melengkapi izin lingkungan, standar produk, dan rutin melapor LKPM agar bisnis tetap berjalan tanpa gangguan hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi kami via WhatsApp